Aman gak sih kalau nge-charge laptop gak pakai baterai?
Aman gak sih kalau nge-charge laptop tanpa baterai?
Waktu
mau jadi pemateri, tiba-tiba salah seorang teman nanya gitu. Trus jadi
kepikiran, iya juga sih, selama ini kan emang itu masalah yang dianggap
sepele, padahal efeknya bisa gede buat laptop kita. Oke, disini saya mau
menjelaskan sedikit mengenai efek alias dampak bagi laptop kalau
dicharge tanpa baterai. Let’s see :D
Secara umum, baterai itu fungsinya emang pemberi daya pada laptop kalau gak ada listrik. Trus kalo misalnya baterai laptopnya abis, padahal kita masih pengen berduaan sama si Lepi, biasanya apa yang agan-agan lakuin?
a. Buka baterai, pasang charger
b. Baterai tetap dipasang, charger juga dipasang
Saran saya sih, mending agan pilih yang b. Kenapa? Saya bisa kasih beberapa alasan biar agan bisa sepaham dengan saya, gini nih:
- Laptop jadi mudah hang
Soalnya,
kita kan mengandalkan arus listrik. Sama-sama kita tau kan arus listrik
itu nggak stabil. Nah, belum lagi nanti kalau listriknya mati mendadak,
otomatis kan si Lepi juga ikutan mati mendadak tuh. Kalau keseringan
kayak gitu, file sistem operasi si Lepi akan banyak yang rusak, makanya
jadi hang.
- Merusak komponen di dalam laptop
Akibat
lain dari listrik yang tidak stabil dan sering mati, dapat merusak
komponen-komponen di dalam laptop yang terhubung langsung dengan daya
listrik, seperti harddisk (bisa badsector), layar LCD, keyboard mapun
kapasitor.
- Kerusakan pada baterai laptop
Cairan
kimia di dalam baterai dapat membeku akibat tidak digunakan dalam waktu
yang lama. Kalau sudah membeku tentu saja daya kerja baterai tidak
optimal lagi. Baterai tidak bisa dicharge lagi atau tidak bisa menyimpan
energi sama sekali. Satu-satunya solusi, tentu menggantinya dengan
baterai baru.
Sejauh
pengetahuan dan yang saya lihat di berbagai blog, baru itu sih yang
saya ketahui. Jadi, silahkan agan berfikir ulang kalau agan masih pengen
laptopnya berumur panjang dan menemani hidup agan cukup lama ;)
sumber klik disini

0 komentar: